01.20

SI TANTRI PUTRI PERTIWI

Oleh Aan Dmahesa Misto 


setapak kau menjejak
tak sesetapak tarianmu bersajak
tantri..."jangan bangun nak"
terlalu pagi buatmu tuk membuat jejak

biarkan aku disini
biarkan tantri menari bersama si tiri
biarkan mereka berlalu lalang
yang datang hanya butuh harga murah
yang berdagang asal dapat untung mereka jual
tapi tolong bapak...biarkan tantri disini
menari disebelah tiang usang ini

tantri masih menari
bersama terik matahari
ditengah pasar
dipojok-pojok jalan
diiringi kesadisan dan keegoisan


tantri...oh tantri
berhentilah menari
kau tak terdeteksi oleh bapak mentri
karena kau tak lagi terhitung oleh jari

hanya terik matahari yang selalu memanggilmu
"hei tantri,si putri pertiwi"...

0 komentar:

Posting Komentar