Oleh Aan Dmahesa Misto
KAMU
selalu menatap
tak pernah berbilang jumlah yang takkan terbilang
sepanas terik matahari
membakar jiwa yang lirih berbisik
AKU
lirih berbisik
bagai teripang karang
menggigil dikedalaman
terpencil bersama terumbu karang
SATU
rumput-rumput liar
bergoyang,berkibar menantang malu
basah,terkuncup merangkul embun
karena kau,aku tak lagi satu
Aku hanyalah semak belukar yang tumbuh liar disekitar tiang bendera,tapi biarkan aku tetap hormat pada benderaku sampai aku pulas diliangku
Pengikut
Mengenai Saya
20.13
Label: Galery Puisi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar