16.57

BUNGA PUCAT PENCAKAR LANGIT

Oleh Aan Dmahesa Misto 


gemulai
itu tarianmu
harusnya itu
bebas..
tak terkatung..harusnya itu

berbaris
mulai menghitung dan menulis
ya..seperti mereka
berseragam dan bersepatu

bukan disitu
pojok perempatan-perempatan
enyah kau dari situ
lampu merah yg menyala terang

karyamu
sendu
teriakanmu
terpekik dan terbata
tawamu
senyuman sinis untuk pemerintahmu

kewajibanmu sama
hakmu sama
dengan mereka yg teruntungkan keadaan
hakmu sama
meski kau tak punya akte kelahiran

dapatkan hakmu
meski dikolong jembatan
seperti inginmu,bunga-bunga pencakar langit
cakarlah langit
goreslah langit dengan kuku-kuku hitammu
kaupun berhak!

0 komentar:

Posting Komentar