Oleh Aan Dmahesa Misto
mata-mata,..
mata-mata yang hanya melirik
bukannya acuh
tapi tak berani tertarik
tangan-tangan,..
tangan-tangan kesemutan
terpaksa terlentang
dipojokkan oleh kesenjangan
kaki-kaki,..
kaki-kaki tanpa alas
dengan jejak tanpa bekas
seolah meludah diatas kertas
kertas-kertas buram
bersama rakus yang bersembunyi
bagai bintang gabus
bagi mereka yang beralas kardus
Aku hanyalah semak belukar yang tumbuh liar disekitar tiang bendera,tapi biarkan aku tetap hormat pada benderaku sampai aku pulas diliangku
Pengikut
Mengenai Saya
04.03
Label: Galery Puisi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar